Sabtu, 09 April 2011

Abu-abu


Mengapa pemandangan di depan saya menampakkan warna abu-abu, mendung, hujan dingin dan murung mempercepat kelam yang saya rasakan. Begitu sulitnya mengubur kenangan.Rasanya ada sepasang tangan kasar yang menakutkan siap menerkam dari atas kepala saya.

Saya belum selesai berjuang melawannya, saya harus berjuang sampai titik darah penghabisan.Saya harus bisa membunuh atau terbunuh oleh rasa takut itu. Rasa sakit itu, rasa hancur itu. Persetan! Saya benci sendiri begini karena bayangan buruk itu dengan semena-mena mengejar saya.

Dia sudah menghancurkan hidup saya,saya membencinya.Ya sangat membencinya.Dia yang menciptakan bayangan menakutkan untuk saya.

Hidup saya sudah terampas semuanya tidak tersisa.Sepanjang waktu saya adalah kekejamannya.Saya tidak bisa melakukan perlawanan sampai kapanpun. Saya bernaung dalam ketidakadilan Andaikan saya bisa melawan mungkin tidak seberat ini perasaan saya.

Tuhannn!! cucilah hati saya, bersihkan benak saya, musnahkan memori buruk saya. Saya hampir tak sanggup lagi membawanya.
Tuhann!!
Apakah tidak ada lagi cinta-MU kepadaku? Apakah tidak ada lagi belas kasih-Mu untukku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar