Selasa, 14 Februari 2012

Mencari Kawan Lama di Srengat




Jam enam sore kami tiba di Blitar langsung ke alamat kawan di Jl W.R.Supratman. Menginap semalam. Jam enam pagi joging di sekitar makam Bung Karno tidak jauh dari alamat. Sehabis sarapan langsung menuju Srengat sepuluh kilometer dari kota Blitar ke arah Kediri.
Ternyata kawan lama saya sudah lama pindah ke Surabaya dan rumah tuanya sudah dijual. Saya kehilangan jejak. Tanpa diduga ada seorang perempuan tua sekali yang menjelaskan bahwa saya bisa mendapatkan alamat keluarga kawan tsb. Kepalang tanggung kami mencarinya dan dari seorang saudara satu-satunya saya mendapatkan nomornya. Selanjutnya saya menelpon dan tidak menduga dia langsung ingat ketika saya menyebut nama.Oh, senangnya saya walau hanya mendengar suaranya. Kami jumpa terakhir tahun 1978. Saat itu ia mampir ke rumah saya di Bojonegoro dari satu kunjungan keluarganya.

Dia adalah kawan berwajah Yesus, karenanya saya dulu memanggilnya Isa. Tak bisa membayangkan bagaimana wajahnya sekarang.Dia baru saja pensiun dari pegawai di Pemprov Surabaya. Sepertinya suaranya sudah berubah. Kami bertukar alamat dan berjanji suatu kesempatan akan saling mengunjungi dan menjalin silaturrahim antarkeluarga. Dia terus mendoakan saya agar terus dalam lindungan Allah selama perjalanan. lalu kami melanjutkan percakapan lewat SMS krn dia sedang berada di ruang rapat komite.
Kami mengingat jalan Cianjur, lalu kami segera mengakhiri percakapan.

Pencarian ini tak terencana tanpa dorongan kawan dan suami. Selanjutnya kami ke Candi Penataran.
Jam setengah dua kami meninggalkan Blitar dengan Bus Restu Mulya menuju Denpasar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar