Minggu, 09 Maret 2014

Senja di Bulan Maret






Senja di bulan Maret selalu indah dalam kenangan. Kemarin, hari ini dan nanti senja terus terjadi dan bercerita tentang segalanya. Walau bunga belum mekar dan dedaunan belum bersemi, tetapi keindahan  awan jingga menandai bahwa hari akan segera beristirahat.

Pembaca, Anda bisa saja melewatkan detik-detik matahari tenggelam tanpa makna, tetapi saya tahu sesungguhnya detik-detik itu sangat bermakna.
Bagaimana Anda bisa merasakan perbedaan  antara suasana matahari tenggelam dan matahari terbit dan menerjemahkannya sebagai tanda bahwa itu adalah perubahan  abadi. Itulah maknanya.

Perubahan itu tidak sama dengan bagaimana manusia bisa merekayasa hujan atau memecah gelombang. Tidak akan sama dengan perubahan iklim di bumi. Perubahan siang menjadi malam adalah perubahan yang paling konsisten. Sama dengan perubahah umur manusia.


Jika suatu saat nanti bumi tidak berputar pada porosnya, keabadian itu akan berakhir. Jika suatu hari jiwa manusia meninggalkan raganya, itulah akhir dari perubahannya.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar