Sabtu, 22 Oktober 2011

Burung-burung Mengisi Kesunyian

Saya masih di tempat tidur menikmati hari Minggu ini. Semalam saya terbangun oleh panggilan teman. Tetapi ia lupa mengucapkan thank You setelah obrolan selesai.
Pagi subuh saya bangun menemukan anak saya sudah selesai menyantap mie instant dan sedang minum kopi. Beberapa menit lagi ia sudah harus berangkat dengan pesawat pagi ke Jakarta.
Sunyi sendirilah saya.
Yang menghibur saya pagi ini hanya kicauan burung bersahutan di pucuk-pucuk pohon sekitar rumah. Senja, beberapa hari lalu seekor burung tekukur hinggap di pohon cempaka depan rumah. Suaranya halus dan dalam membuat saya terpesona.Suara itu begitu dekat di atas sehingga saya enggan pergi. Tekukur itu akan beristirahat dan ia sedang mengucapkan selamat malam.
Dan kini tak henti-hentinya burung-burung bernyanyi menyambut pagi.Saya sedikit terhibur dan melupakan apa yang terjadi sebelumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar