Jumat, 06 Januari 2012

Angin Masih Menderu

Angin masih menderu meluruhkan daun-daun kering. Saya ingin matahari segera bangun dan terbit di dekat jendela. Namun hampa. Saya tidak bisa memanggilnya.
Kini,
Mendung kembali merayapi bumi dan hujan yang menyusulnya di senja hari menambah sepi.
Saya berduka?
Hmm, selama saya masih bisa menghela nafas saya akan berusaha menggantinya dengan rasa bahagia.
Seperti banyaknya orang yang bisa bertahan dalam segala situasi, dan merekalah pemenangnya. Pemenang dalam hidupnya.
Biarpun ada penyair yang mengatakan bahwa hidup hanya menunda kekalahan.Biarlah kekalahan itu saya awali dengan rasa bahagia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar