Sabtu, 13 September 2014

Berhentilah

Selamat pagi,
bola matahari membara menerobos kaca boven. Warna kuning emas mencetak segi empat kecil-kecil di dinding kamar sementara di balik tirai dedaunan mulai bermain dengan angin.Harusnya saya senang, tetapi rasanya dada saya penuh sesak. Email  aneh itu sepertinya sengaja membenamkan saya ke dalam teka-teki tak berkesudahan.
Walaupun terkadang email itu juga bisa menjadi email yang membuat saya menunggu kemunculannya.

Kawan, sebenarnya untuk apa perihal email ini menjadi masalah, adalah ketidakjelasan alamatnya yang membuat kesalnya perasaan. Saya berharap ini bisa berubah menjadi sesuatu yang baik bagi saya dan saya tidak perlu merasa terganggu.



Selasa, 09 September 2014

Berjiwa Muda

Selamat malam pembaca,
Saya baru saja meninggalkan balkon tempat kami menghabiskan waktu rehat bersama. Malam ini purnama, bulan mengintip di sela daun palem yang berbanjar lurus sejajar dengan pinggiran teras lantai dua hotel Batukaru.

Saya akan berada fi sini empat malam apabila tidak ada pemotongan jadwal acara. Besok  kegiatan pokok akan dimulai dengan mengkaji kurikulum dan silabus untuk mata pelajaran yang diUN- kan.Selanjutnya membuat butir-butir soal pemantapan ujian.
 Dan dilanjutkan menyusun soal ujian nasional.

Saya merasa sedikit malu berada di sini, kamar 325 , bersama 240 guru SMA/MA di provinsi  Bali.  Pada acara pembukaan, saat wakil kepala dinas memberi kata sambutan dengan bergurau sempat bilang bahwa bapak dan ibu guru kali ini semua tampak happy dan tampak berjiwa muda
Dia mengatakan itu sambil tersenyum kepada kami yang duduk di barisan depan. Lalu dilanjutkan bahwa itu sebagai akibat selalu mengajarkan kebaiikan kepada anak-anak muda.

Minggu, 07 September 2014

Bersahabat dengan Takut

Selamat sore pembaca,
Udara kering masih mempertegas kemarau ini belum akan segera berakhir, walaupun musim hujan seharusnya sudah tiba sebelum September ini.
Di Tabanan suhu udara rata-rata 28°C pada malam hari dan 30° pada siang hari.
Sementara kecepatan angin rata-rata sekian knot, aha ha sok ilmiah, tetapi ini  bukan prakiraan cuaca kawan melainkan fakta cuaca. Matahari terik namun udara terasa dingin-dingin mint. Tetapi jangan ditanya, pada malam  menjelang dinihari dinginnya sampai ke relung mimpi. Mimpi berselimut supertebal, meringkuk di dalamnya maka tidurpun menjadi hal yang menyenangkan.

Kawan, berhadapan dengan alam kita tak akan bisa menjadi pemenang. Karena itu yang terbaik adalah bersahabat dengannya..

Saya pernah takut dengan dingin tetapi saat berada di suhu nol derajat dan bisa bertahan hampir satu malam, saya jadi tidak takut dengan kedinginan. Saya juga takut dengan ketinggian, namun ketika saya bertahan di ketinggian dan menikmatinya saya menjadi terbiasa dengan ketinggian. Begitu juga saya pernah takut dengan kedalaman, tetapi ketika saya menyelami kedalaman itu ketakutan itu tidak ada lagi.

Jadi sebenarnya  ketakutan itu hanya dalam perasaan manusia. Dan beradaptasi dengannya adalah sebuah solusi.







Sabtu, 06 September 2014

Akreditasi di Sekolah Baru

Tahun pelajaran ini, saya perlu tambahan jam mengajar untuk mencapai jumlah minimal 24 jam pelajaran dalam satu minggu. Karena itu saya terima tawaran seorang kawan untuk mengajar di sebuah sekolah swasta. Sejak sebulan lalu saya resmi bekerja di sekolah tsb. Suasana sekolah ini sangat kekeluargaan sehingga saya tidak merasa asing bertemu dengan wajah-wajah baru yang penuh semangat, ramah dan berjiwa muda.

Dua hari lalu sekolah ini akreditasi. Dan konyolnya ketika pemeriksaan standar kependidikan, perangkat mengajar saya yang diajukan untuk diperiksa. Perasaan saya was-was juga, sebab cara kerja asesor dari provinsi ini cukup teliti. Beberapa bukti fisik tentang pembelajaran menggunakan teknologi dan media lain diminta. Apa yang bisa saya sodorkan, saya baru mengajar di sekolah ini. Tetapi selalu ada jalan bagi saya, saya sodorkan dua lembar hasil print out sebuah materi yang saya buat  malam sebelumnya dan fotokopi dari sebuah buku. Diterima! Alhamdulillah. Walau itu bukan pekerjaan murid tetapi sesungguhnya saya sudah mempersiapkan dengan contoh bagi murid saya sebagai buktinya. Selanjutnya dilakukan kros cek dengan agenda mengajar  saya. Tetapi saya hanya bisa menyodorkan absensi dan sedikit catatan kegiatan karena buku resume dari sekolah belum ada. Memang tidak ada yang dipermasalahkan, namun saya merasa menyesal tidak bisa memberi yang lebih baik untuk penilaian ini hanya karena agenda, sekalipun saya tahu perangkat saya mendapat penghormatan.

Akretitasi ini beralngsung cukup satu hari saja dan kami tinggal menunggu saat diumumkan hasil akreditasi minggu depan.Semoga ada peningkatan predikat sekolah ini.




Kamis, 04 September 2014

Seperti Bunga Kamboja

Sangat lama saya menunggu, tetapi angin tak lagi mengabarkan apapun kecuali tentang musim kering yang panjang. Dedaunan gugur dalam keputusasaan dan hujan yang bersembunyi. Seisi alam seolah kompak dalam aksi pembiaran segala galau yang melanda.

Hanya bunga kamboja di halaman yang tetap setia dengan warnanya sepanjang waktu. Saya melihatnya sebagai cinta. Cinta yang tidak pernah hilang, gugur dan bersemi lagi tak peduli ada yang melihatnya atau tidak.

hhhh....udara kaku dan bukit persoalan manusia tak akan pernah merendah sementara ruang hidup semakin sesak.

Tetapi dalam hiruk pikuk persoalan manusia, banyak pelajaran yang bisa diambil. Bahwa kita tidak pernah sendiri. Tuhan telah membagi-bagi persoalan  dengan adil kepada umat-Nya. Sehingga kita bisa berjalan dalam keseimbangan dan  menatap langit dengan tegak. Seperti bunga kamboja.

Minggu, 31 Agustus 2014

Perlawanan


Tak akan kubiarkan sunyi memagut
Karena aku tahu semesta masih tersenyum padaku
Dan bunga warna memenuhi taman dengan harumnya

Tidak ada obat  yang bisa menyembuhkan sunyi
 Hanya berhadapan dengannya 
Seperti prajurit melawan musuh di medan pertempuran
Menang atau mati

Pelawan sunyi harus tangguh dan tak perlu mati
Dan jika mati bukan karena melawan sepi


Rinjani 2013





Segara Anakan Rinjani 2013

Seperti Udara


G Kelud 2013
Kawan
Jangan biarkan kesempatan tenggelam dalam penyerahan tanpa mandat. Karena kesempatan selalu ada seperti udara memenuhi ruangnya. Udara hanya bisa menyegarkan ruang yang tidak dipenuhi muatan. Udara akan mengisi ruang sesuai dengan kapasitasnya. 

Karena itu bersemangatlah sekecil apapun kesempatan yang kita punya, karena dengan semangat kita akan selalu bisa menjaga kualitas kita sebagai manusia.
Begitu juga yang terjadi.....
Segala yang ada dalam kehidupan adalah kefanaan kecuali semangat. Semangat kehidupan terus tumbuh dari waktu ke waktu, dari peradaban ke peradaban tanpa mati. Hanya ketika terjadi katastrof dan bumi tak lagi berputar pada sumbunya, semangat akan padam.

Jadi tetaplah semangat,
Selamat malam,



Waduk Pacal Bojonegoro 2013