Selamat datang di blog saya. Saya senang Anda bergabung dengan saya, melihat pengalaman saya dalam gambar dan membaca tulisan saya. Beberapa cerita fiksi yang saya tulis terinspirasi oleh pengalaman teman-teman dan orang lain.Saya berharap ada komentar dan saran dari Anda. Tks untuk semuanya.
Sabtu, 06 Mei 2017
Malam Membelam
Malam selalu membelam menyakiti waktu
Gemeritik hujan awal musim kemarau datang tak menentu
habiskan detik-detik berlalu
Seperti sedang bersiap untuk sesuatu
Sunyi itu bisa menjadi duka
Walau tak bisa dibaca apa sebabnya
Begitu dalam luka rasa membekas
Membuka
Aku bisa lebih tahan karena aku punya jiwa
Yang terbuat dari bara
Yang bisa membakar semangatku sendiri
Karena aku lahir bukan untuk menyerah
Jumat, 05 Mei 2017
Katakan dengan Bunga
Selamat pagi, selamat berakhir pekan pembaca,
Hari ini Sabtu merupakan hari yang selalu dinanti para pekerja untuk menikmati istirahat dari rutinitas mingguan atau bahkan menjadi hari tersibuk oleh kreativitas yang mendatangkan keuntungan baru. Keuntungan moral ataupun material
Pembaca, Anda pasti sudah mengikuti berita adanya trend mengirim bunga kan, diawali dengan kekalahan pasangan gubernur DKI petahana dalam pilkada. Lalu datang kiriman bunga ke balai kota DKI dari pendukung sebagai ucapan yang menyemangati dengan ucapan-ucapan menyejukkan.
Saya lihat ini adalah sebuah fenomena yang luar biasa indah. Terlepas dari siapa untuk siapa dan apa yang diinginkan para pengirimnya, saya merasa baper juga ya melihat itu semua, sebagai sikap menerima dengan tulus sebuah kekalahan Sang Jagoan. Sulit saya kira orang bisa menerima kekalahan jagoannya dengan cara sebaliknya dari kekecewaan yang menyakitkan. Saya melihat masih banyak rakyat biasa yang bijak dalam menyikapi semua situasi. Aksi pengiriman karangan bunga adalah satu contoh sikap dewasa bangsa ini dan saya melihat ini juga sebuah aksi balasan atas banyaknya aksi demontrasi pengerahan massa yang bisa diartikan sebagai tekanan bagi mereka selama ini.
Aksi karangan bunga selanjutnya adalah pengiriman bunga kepada pihak kepolisian dan TNI serta kepada presiden.
Saya penyinta bunga karena itu saya ikut merasakan alangkah senangnya mendapat penghargaan seperti itu. Ingat kata sebuah slogan Katakan sesuatu dengan bunga.
Btw, pada acara dengan anak-anak ke kebun raya kemarin saya juga ingin memotret bunga, sayang semua tanaman bunga yang ada tidak berbunga. Musim bunga belum tiba.
Dan ini bunga plastik di meja kerja saya dulu. Entah siapa yang menggantikannya kini.
😊😊😊😊
Kamis, 04 Mei 2017
Pantai Yeh Gangga suatu Senja
Lama tidak bisa posting karena kendala sinyal, kali ini saya puaskan untuk memosting laporan hari-hari yang sudah telewati dalam rangkaian libur beberapa minggu lalu. Ketika anak-anak bisa berkumpul di Bali.
Kali ini kami tamasya ke Pantai Yeh Gangga yang ada di Tabanan. Pantai terdekat dari rumah, kurang dari 30 menit dari kota Tabanan. Pantai ini satu garis pantai dengan pantai-pantai sebelah selatan P Bali. Berurutan dari Pantai Soka, Pantai Pasut, Yeh Gangga, Pantai Tanah Lot, Pantai Kedungu, Pantai Seseh, Pantai Nyanyi, yang semuanya ada di Kabupaten Tabanan. Selanjutnya Pantai Berawa, Pantai Kuta dan Nusa Dua. Dari Pantai Yeh Gangga beberapa objek wisata pantai tersebut kelihatan bangunan-bangunannya walaupu kecil. Sedang Pantai Ulu Watu tampak jelas, juga Patung Garuda Wisnu juga tampak menyembul di puncak bukit.
Ombak pantai Yeh Gangga terkenal berbahaya tetapi ini yang disukai peselancar. Karena itu pantai Yeh Gannga tidak pernah sepi dari wisatawan manca negara yang surving di sana. Keramaian pantai ini pasa sore hari.
Banyak kegiatan pengunjung di sana yang umumnya dilakukan anak muda dan anak-anak. Mereka bermain bola, mandi dan bermain pasir. Sedang wisatawan asing surving dan berkuda. Ada juga yang joging sepanjang pantai.
Pantai ini berpasir hitam pekat dan berkilau. pasirnya bermagnit sehingga cepat menempel pada benda logam bermagnit juga.
Tidak terhitung kami ke sini tetapi tidak pernah bosan mengunjunginya. Pemandangan saat matahari tenggelam menjadi saat tang ditunggu para pengunjung. Dan jika matahari sudah tenggelam, berangsur-angsur semua meninggalkan pantai.
Hari Libur Bersama di Pantai Pandawa
Hari libur panjang kami habiskan dengan jalan-jalan jalan ke Pantai. Pantai Pandawa menjadi pilihan karena anak-anak akan bisa bermain air dengan aman dan nyaman. Tempat wisata ini tidak terlalu ramai dibandingkan Pantai Kuta dan Pantai Sanur. Selain itu pantainya bersih dan airnya sangat jernih dengan pasir putih bersih.
Keamanan pantai ditopang oleh adanya penghadang ombak alami yaitu bentangan karang memanjang di sepanjang area pantai Pandawa. Karang ini menjadi batas area mandi dan bermain dengan laut lepas. Ketika air surut karang itu tampak jelas sebagai batas.
Sore selepas makan anak-anak mulai turun ke air dan bersuka ria. Ini fotonya.
Keamanan pantai ditopang oleh adanya penghadang ombak alami yaitu bentangan karang memanjang di sepanjang area pantai Pandawa. Karang ini menjadi batas area mandi dan bermain dengan laut lepas. Ketika air surut karang itu tampak jelas sebagai batas.
Sore selepas makan anak-anak mulai turun ke air dan bersuka ria. Ini fotonya.
![]() |
| Generasi Ketiga Saya |
Hari-Hari Sederhana
Hari berlalu tak terasa, semuanya sederhana tak ada yang istimewa tetapi saya yakin bahwa kesederhanaan waktu seputar saya masih menyimpan banyak hal yang menyenangkan dibandingkan banyak orang lain. coba lihat foto ini!
Bunga dari Tepi Jalan
![]() |
| Buah Boni dari Tetangga |
Barisan Apokat dari Halaman Rumah
![]() |
| Boni dan Bunga |
![]() |
| Masa Kanak yang Menyenangkan |
![]() |
| Ekspresi Terpaksa Ha ha Begitulah hari-hari sederhana kami di rumah |
Berpisah Tanpa Kesedihan
Perpisahan murid kelas XII baru saja terlaksana dengan sederhana di alam bebas, yaitu di Kebun Raya Eka Karya Bedugul, Rabu 3 Mei 2017. Acara perpisahan seperti dimulai dengan seremonial dilanjutkan dengan salam perpisahan dan jabat tangan antara guru dengan murid serta murid dengan murid. Unik, tak ada kesedihan sama sekali bahkan dengan bergembira dan bersenang-senang kami bernyanyi sejak di dalam bus saat berangkat. Barangkali suasana pagi yang sedikit hangat dalam kebun raya dengan pemandangan yang indah ini, membuat segalanya menjadi menyenangkan untuk dilalui.
Beberapa permainan dilakukan, Main bola berdaster untuk anak laki-laki, jalan keliling untuk anak perempuan sedangkan yang ingin bersantai sambil ngobrol bisa juga duduk-duduk saja sambil makan jajanan. Melihat anak-anak bergembira rasanya ikut lega apalagi mereka semua lulus dengan nilai lumayan dan terlebih lagi nilai pelajaran saya rata-ratanya tertinggi dari mata pelajaran kelompok Ujian Nasional.
Singkat cerita perpisahan murid-murid ini mengesankan. Berikut ini foto-foto acara tersebut..

Acara berikutnya dilanjutkan dengan menghabiskan sore di pantai Sanur. Acaranya main bola pantai, mandi di pantai lalu bakar jagung. wah melelahkan juga namun tetap menyenangkan dan kami sangat menghargai karena mereka tetap peduli dengan pendampingan kami.
Beberapa permainan dilakukan, Main bola berdaster untuk anak laki-laki, jalan keliling untuk anak perempuan sedangkan yang ingin bersantai sambil ngobrol bisa juga duduk-duduk saja sambil makan jajanan. Melihat anak-anak bergembira rasanya ikut lega apalagi mereka semua lulus dengan nilai lumayan dan terlebih lagi nilai pelajaran saya rata-ratanya tertinggi dari mata pelajaran kelompok Ujian Nasional.
Singkat cerita perpisahan murid-murid ini mengesankan. Berikut ini foto-foto acara tersebut..

Acara berikutnya dilanjutkan dengan menghabiskan sore di pantai Sanur. Acaranya main bola pantai, mandi di pantai lalu bakar jagung. wah melelahkan juga namun tetap menyenangkan dan kami sangat menghargai karena mereka tetap peduli dengan pendampingan kami.
Langganan:
Komentar (Atom)


























