Selasa, 10 Maret 2015

Selamat petang,
Mari segera betistirahat menikmati rizki yang sudah kita dapatkan dengan cara yang benar. Semoga Tuhan akan terus menambahnya sehingga kita memenuhi keinginan baik  serta memenuhi kewajiban kita dengan baik.

Kawan, sebenarnya yang bisa kita nikmati adalah apa yang kita butuhkan. Kelebihan dari apa yang kita butuhkan sangat baik kita miliki namun tak bisa kita nikmati. Hanya orang yang membutuhkan yang bisa menikmati kelebihan rizki kita. Mungkin anak, saudara, kerabat atau bahkan orang lain yang sangat membutuhkan.


Jumat, 06 Maret 2015

Sekedar Obrolan

Selamat pagi,
Selamat menikmati pagi yang damai pada akhir pekan. Semalam sudah kita rasai kehangatan di balik selimut. Kehangatan itu ada di balik kedinginan. Dan usaha yang membuat kita bisa menemukan kehangatan.

Kawan, daun-daun basah tak bergerak. Ada seekor kupu-kupu kuning terbang tak menentu. Eit datang lagi seekor berwarna coklat gelap dan hinggap pada kelopak bunga nusa indah. Mereka tak bersatu. Kupu-kupu terbang bersama dalam satu jenis.

Pagi ini dimulai dengan sedikit obrolan di yaho messenger dengan seorang kenalan. Tetapi kali ini mungkin tidak menyenangkan baginya.
Saya katakan tentang satu hal yang harus diperbaiki olehnya. Berharap tidak terjadi keterlambatan untuk memperbaiki kebiasaan yang merugikan.

Obrolan yaho memang biasanya tidak berisihal penting, sekedar saling menyapa. Tetapi isi pembicaraan yang polanya tidak berubah membuat bosan juga. Ini telah memancing kata-kata saya yang mungkin tidak disukai.
Berharap semua akan baik- baik saja, karena saya juga perlu teman untuk mengobol.

Kamis, 05 Maret 2015

Hidup dan Kepastian

Saya rasa ini adalah kopi yang paling enak selama ini, sedikit rasa pahit dan gurih menjadi tendangan manis petang ini. Ini kali, gerimis tipis dan angin bertiup lembut dalam dingin udara aroma dupa yang  menyebar wangi.
Apa yang bisa saya kerjakan sekarang, sudah terlalu banyak yang saya lewati hari ini untuk kerja, belum selesai, belum apa-apa. Tetapi saya cukupkan dulu sampai mood kembali membutuhkannya untuk bekerja lagi.
Saya senang bekerja, tetapi saya tidak bisa tersiksa oleh pekerjaan. Karena itu   saya meminta jatah waktu untuk menikmati pengembaraan pikiran saya.

Sobat, angin bertiup dingin dan gerimis mulai melebat. Cangkir saya kosong, saya kecele menyeruput udara hampa dari dalamnya.
Hampa.
Sepertinya begitu juga terkadang yang kita ingini. Tak ubahnya dengan minum kopi. Mengira kita masih ada satu regukan lagi padahal kita sudah menghabiskannya.

Walau begitu, mengira masih memiliki rasa yang baik, sebenarnya lebih baik daripada merasa sudah tidak memiliki sama sekali.

Sobat, seandainya mesin waktu bisa mengembalikan masa lalu, kan kita susun rencana hidup ke depan yang lebih baik. Menyempurnakan cita-cita  indah masa anak-kanak yang mengatakan " Aku mau jadi orang besar....pilot, dokter, profesor".

Ternyata hidup tidak cukup hanya untuk menjadi 'orang'. Hidup itu memerlukan penyempurnaan menjadi orang. Memerlukan kekuatan dan keberanian menghadapi segala kemungkinan  siapa pun kita. Mereka yang sukses sekalipun tidak tahu kepastian hidupnya di depan.

Ketahanan untuk menghadapi segala yang terjadi dan yang akan terjadi menjadi kepastian yang kita miliki.

Untuk Apa

Jika aku tahu hari ini masih sama dengan hari kemarin
untuk apa aku berlama-lama di sini
menunggumu

segantang asap yang tak pernah tinggal dalam genggaman
selalu mengawang tak tentu arah
Menampilkan serpihan putih dibelakang fatamorgana
lalu menjauh dan menghilang

jadi untuk apa aku menunggu
sementara aku telah habis waktu
Terpapar panas matahari
terpanggang lekang dalam kerontang

jika aku tahu hari ini masih sama dengan hari kemarin
untuk apa aku menunggu

Minggu, 01 Maret 2015

Kebosanan

Kebosanan memang bisa membuat rasa sakit tanpa penyakit. Keinginan seperti sudah tidak ada lagi untuk apapun. Mati rasa mati inisiatif, padahal keadaan seperti ini bisa merugikan diri sendiri. Tetapi bagaimana lagi. Terus membayangkan bisa mendaki gunung melihat pemandangan indah setelah kelelahan. Sambil menikmati kopi hangat.

Rasanya ini perlu segera direalisasikan jika ingin keluar dari kejenuhan. Sebelum terlambat dan menjadi penyakit. Bulan ini ada libur 3 hari, libur pendek berarti gunungnya juga pendek. Begitu juga jarak tempuhnya harus pendek juga.
Ah baru membayangkan saja, sudah merasa senang, apalagi menjadi kenyataan, pasti hilang semua rasa galau dan bosan seperti ini.

Jawa Timur, Kabupaten Banyuwangi dan Lumajang masih punya gunung yang layak dikunjungi, Pegunungan Argopuro, G. Lamongan yang katanya memiliki pemandangan
Tiga danau kawah yang indah dan jarak tempuh 3 jam mendaki. Saya berharap Tuhan memberi kesehatan dan kekuatan sehingga sayabisa mewujutkan keinginan ini.

Emm,kelihatan ya kalau alasan mendaki saya ini egois tidak seperti pendaki yang sesungguhnya yang menyintai alam. Tetapi saya juga cinta alam kok, darat, laut dan udara.   Karena itu saya selalu mencarinya baik saat suka maupun duka.

Jumat, 20 Februari 2015

Nasib baik

Selamat malam dari kota Tabanan,
Saya bersyukur tak ada hentinya hari ini. Hal yang tak terduga terjadi siang tadi ketika hujan lebat dan angin menyebabkan sebuah pohon tua di mana saya biasa memarkir motor di bawahnya yang ada di samping sekolah roboh. Ini rahmat bagi saya ketika tiba-tiba saya membelokkan motor dan memarkirnya di lain tempat tidak jauh dari pohon rindang itu. Jika tidak, habislah motor saya karena batang pohon besar itu persis rebah di tempat biasanya motor saya terparkir. Tidak bisa saya bayangkan bagaimana hebohnya seandainya terjadi. Bukan hanya rugi motor tetapi kerugian yang lebih besar adalah malu.
Ada satu mobil kawan yang kena reranting dan dedaunan tetapi tidak ada kerusakan.
Dalam hal begini saya diingatkan bahwa nasib baik sudah menyertai saya. Tuhan memberi perlindungan pada saya dari hal buruk.


Jumat, 13 Februari 2015

Selamat pagi pembaca,
lihat warna lembayung di .langit timur terdesak oleh mendung abu-abu yang sangat tebal.Hujan lebat sore kemarin belum cukup membersihkan langit dari mendung itu. Sesaat setelah jendela terbuka angin dingin menerobos masuk. Rasa kantuk kini datang lagi.