Selasa, 10 Agustus 2010

Mengawali malam Ramadhan

     Ramadhan sudah tiba. Beberapa ucapan saya terima dengan rasa senang. Saya juga memberi ucapan kepada beberapa orang.

Tidak ada libur awal Ramadhan tahun ini, tetapi tidak mengurangi kegembiraan memasuki bulan Ramadhan.Artinya satu bulan mendatang keluarga besar kami akan berkumpul kembali dan menghabiskan waktu untuk jalan-jalan.


Senin, 09 Agustus 2010

Puncak Uluwatu 12 Desember 09

Siang ini matahari sangat terik, tetapi kami masih bisa menikmati pemandangan dari puncak Pura Uluwatu. Lembah yang indah tampak dari atas bukit tempat kami berdiri. Lembah itu ditutup oleh hutan flamboyan yang sedang berbunga diselingi semak dan perdu serta pokok-pokok pepohonan yang menyembul di sana sini. Sungguh  fantastis.




Ohashi Miki dan suaminya,  Takashi, datang ke Bali untuk liburan akhir tahun.Saya dan suami senang menemani mereka. Kami menghabiskan sehari penuh ke Pantai Labuan Sait, Dream Land dan Pantai Kuta.



Kami makan siang di rumah makan Oranye, Ungasan.


Gelombang Pasang

     Irama kehidupan memang sulit diprediksi.Tidak selaras dengan harmoni susunan nada yang dirancang seorang komposer.
     Seperti gelombang pasang muncul tak terduga memukul-mukul dada. Membesarkan hasrat dan keinginan yang mulai tenggelam ke dasar putus asa. Menjadi letupan kerinduan akan hangatnya cumbu matahari dan desah nafas bulan sabit.
     Kasih kecilku,

  

Begitu mendadak serenade duka tadi pagi berubah menjadi simfoni indah sebelum senja tiba. Dan kisah ini belum kuakhiri ketika gelombang pasang ketiga datang lagi,lalu kuperdengarkan padamu suara kerinduan yang tak pernah dimengerti oleh siapapun.

Tidak terduga

  
Ketika kutulis postingan ini aku baru saja menerima telepon. Kerinduan membuat aku sulit menahan luapan emosi. Sungguh di luar dugaan. Suara itu sangat kukenal, tetapi perlu kuyakini benar apakah itu ..kasih kecilku..Ternyata benar.

Minggu, 08 Agustus 2010

Selamat Datang Ramadhan

     Dua hari lagi Ramadhan tiba. Terasa sudah berada di ambang kenangan Ramadhan tahun lalu, kami menghabiskan sebagian besar Ramadhan berdua. Saya tidak pernah menduga bahwa bukan hanya kami berdua. Mengenang itu perasaan saya jadi tidak menentu.
     Segala yang ada di bumi ini sudah ada yang menulisnya. Tuhan ataukah manusia  tidak perlu menjadi penghalang yang memenjarakan kita.
Rahmat dan karunia Sang Khalik lebih berharga dari segalanya. Kami mendapatkannya,Kami bisa menyelesaikan ramadhan tahun lalu dengan baik.





    Markhaban ya Ramadhan, Selamat datang bulan suci !. Biarkan kami memasukimu dengan penuh kenikmatan  Lupakan kami pada semua hal yang tidak disukai Allah. Bawalah kami ke pintu maghfirah di setiap kesalahan kami dan beri kami kemudahan untuk bertemu Allah sepanjang waktu kami.
    Kami sambut kedatanganmu dengan cinta dan kepasrahan. Seluruh hidup kami ada dalam rangkumanmu, yang penuh kehangatan akan cahaya Rabbil Izzati.
  

Sabtu, 07 Agustus 2010

Senandung Sedih hari Ini

     Ada senandung lagu ciptaan Titiek Puspa yang bisa bisa membuat tiba-tiba air mata saya menetes. Lagu lama tentang kepergian seorang kekasih untuk selamanya. Saya tidak tahu judul lagu itu namun ketika menghayati liriknya perasaan saya ikut sedih dan saya benar-benar menangis.


 


     Tidak pantas lagi saya cengeng untuk hal yang percuma seperti itu.Tetapi itung-itung air mata saya berguna membersihkan mata saya.Jadi ya saya nikmati saja senandung itu.

Elang terperangkap dalam rumahku

        Pagi jam 04.30 suami membangunkan saya karena ada seekor burung besar sekali terperangkap di dalam rumah. Suara kepakannya keras dan menabrak-nabrak plafon serta kaca jendela mencari jalan keluar.
       
        Burung itu mukanya menakutkan dengan mata besar dan paruh melengkung dan kedua kakinya kuat bercakar tajam melengkung juga. Warna bulunya putih kecoklatan dengan bulu kepala lebih panjang warna coklat tua sama dengan bulu di kaki dan ekornya.
       
       Ia kelelahan mencari jalan keluar. kami ingin menangkapnya tetapi kami ngantuk. Dan ketika kami  bangun burung itu sudah pergi. Menyesal saya tidak  memotretnya.Itu burung  Elang besar yang bagus. Saya masih membayangkan matanya saat melihat saya. sepertinya ia tidak takut dan kami yang takut padanya.